Skip links
Kebiasaan Pekerja Kantoran untuk Kesehatan Kulit

Ini Dia Kebiasaan Pekerja Kantoran yang Memengaruhi Kesehatan Kulit

Kebiasaan Pekerja Kantoran untuk Kesehatan Kulit – Bekerja di kantor sering kali membuat seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan layar. Belum lagi kebiasaan duduk berjam-jam, lupa minum, makan tidak teratur, tidur larut, hingga melewatkan penggunaan sunscreen karena merasa tidak banyak berada di luar ruangan.

Namun tanpa disadari, berbagai kebiasaan tersebut dapat ikut memengaruhi kondisi kulit. Bahkan, beberapa rutinitas kerja juga dapat membuat mata terasa lelah dan tubuh kurang bugar. Lantas, apa saja kebiasaan pekerja kantoran yang perlu diperhatikan? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Melewatkan Penggunaan Sunscreen

Tidak menggunakan sunscreen karena bekerja di dalam ruangan membuat merasa aman dari paparan sinar matahari merupakan salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan. Meski sebagian besar waktu dihabiskan di kantor, kulit tetap dapat terpapar sinar ultraviolet ketika berangkat dan pulang kerja, makan siang di luar, atau melakukan aktivitas lainnya.

Selain itu, sinar UVA juga dapat menembus kaca jendela. Paparan UVA berlebihan dapat berkontribusi terhadap penuaan kulit, seperti munculnya kerutan dan noda hitam. Gunakan sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum dan minimal SPF 30 atau lebih untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV.

Karena itu, sunscreen sebaiknya tetap menjadi bagian dari rutinitas pagi, meskipun aktivitas utama dilakukan di dalam kantor. Pilih sunscreen yang nyaman digunakan setiap hari agar lebih mudah menjadikannya kebiasaan.

2. Terlalu Lama Menatap Layar

Pekerja kantoran umumnya tidak dapat menghindari penggunaan laptop atau komputer. Masalahnya, menatap layar dalam waktu lama dapat membuat mata bekerja lebih keras dan memicu digital eye strain. Keluhannya dapat berupa mata lelah, kering, terasa tidak nyaman, hingga pandangan yang terasa kurang jelas sementara.

Coba terapkan aturan 20-20-20, yaitu mengalihkan pandangan selama 20 detik untuk melihat objek sekitar 20 kaki atau sekitar 6 meter setiap 20 menit.

Mata yang terus-menerus terasa lelah dapat membuat wajah terlihat lebih kusam dan kurang segar. Jadi, beristirahat dari layar bukan hanya penting untuk mata, tetapi juga membantu menjaga tubuh tetap nyaman selama bekerja.

3. Duduk Terlalu Lama dan Jarang Bergerak

Deadline pekerjaan terkadang membuat seseorang duduk dari pagi hingga sore tanpa banyak bergerak. Padahal, gaya hidup yang terlalu banyak duduk dapat berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jarang bergerak dan berolahraga termasuk salah satu kebiasaan yang dapat memengaruhi kondisi kulit. Aktivitas fisik rutin sederhana sangat disarankan. Berjalan kaki, melakukan peregangan, yoga, atau olahraga ringan di rumah dapat menjadi pilihan. Tidak perlu selalu ke gym untuk berolahraga.

Pekerja kantoran dapat memulainya dengan cara sederhana, misalnya berdiri dan berjalan sebentar setelah menyelesaikan pekerjaan tertentu, menggunakan tangga jika memungkinkan, atau melakukan stretching di sela-sela jam kerja.

4. Kurang Minum Air

Kesibukan di kantor juga dapat membuat seseorang lupa minum. Padahal, mencukupi kebutuhan cairan merupakan bagian penting dari pola hidup sehat.

Kurang minum dapat membuat tubuh merasa lemas dan tidak nyaman. Dari sisi perawatan kulit, menjaga asupan cairan juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari untuk mendukung kondisi tubuh dan kulit secara keseluruhan.

Agar lebih mudah, letakkan botol minum di dekat laptop sehingga Anda dapat mengingat untuk minum secara berkala. Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk mulai minum.

5. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis

Makan siang sambil bekerja, memesan kopi susu, menikmati camilan manis, atau membeli makanan cepat saji mungkin sudah menjadi rutinitas sebagian pekerja kantoran. Sesekali tentu bukan masalah, tetapi pola makan yang kurang seimbang jika dilakukan terus-menerus dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Pola makan adalah salah satu kebiasaan yang dapat berhubungan dengan kondisi kulit. Pola makan yang lebih seimbang dan mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula sangat disarankan.

Daripada mengandalkan makanan manis sebagai sumber energi sepanjang hari, cobalah memilih makanan dengan komposisi yang lebih beragam, termasuk sayuran, buah, sumber protein, dan cukup air.

6. Kurang Tidur karena Mengejar Deadline

Pekerjaan yang belum selesai, lembur, atau kebiasaan membawa pekerjaan hingga malam dapat mengurangi waktu tidur. Padahal, tubuh membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk menjalankan berbagai fungsi secara optimal.

Kurang tidur dan stres juga termasuk kebiasaan yang perlu diperhatikan karena dapat membuat kulit terlihat lebih lelah. Mengelola stres melalui aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, meditasi, menulis jurnal, atau mendengarkan musik dapat membantu menciptakan waktu untuk beristirahat dari tekanan pekerjaan.

Karena itu, menjaga jadwal tidur sebaik mungkin merupakan bagian dari perawatan diri yang tidak kalah penting dibandingkan penggunaan produk skincare.

7. Lupa Membersihkan Wajah Setelah Seharian Beraktivitas

Setelah seharian bekerja, rasa lelah terkadang membuat seseorang langsung beristirahat tanpa membersihkan wajah. Padahal, membersihkan wajah merupakan langkah dasar untuk menghilangkan kotoran, makeup, dan produk yang menempel sepanjang hari.

Tidur dengan makeup dan kotoran yang masih menempel dapat berkontribusi terhadap pori-pori tersumbat, jerawat, serta kulit yang tampak kusam dan bertekstur.

Tidak perlu melakukan rutinitas yang terlalu panjang. Membersihkan wajah dengan produk yang sesuai, kemudian melanjutkan dengan pelembap dan skincare malam sesuai kebutuhan, sudah dapat menjadi kebiasaan sederhana yang lebih mudah dipertahankan.

Mulai dari Kebiasaan Kecil

Menjaga kesehatan kulit sebagai pekerja kantoran tidak selalu berarti harus memiliki rutinitas skincare yang panjang. Kebiasaan sehari-hari seperti menggunakan sunscreen, beristirahat dari layar, cukup minum, bergerak lebih sering, menjaga pola makan, tidur cukup, dan membersihkan wajah setelah beraktivitas dapat menjadi langkah sederhana yang berarti.

Jika masalah kulit terus muncul atau tidak membaik meski kebiasaan sudah diperbaiki, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan penyebab dan perawatan yang sesuai.

Treatment Low Downtime di VIVA Aesthetic Clinic

Kulit terlihat kusam dan lelah setelah kerja? Yuk, coba Lunch Break Express Treatment di VIVA Apotek yang low downtime dan bisa selesai dalam 30 menit saja!

Dengan berbagai pilihan menu, apapun masalah kulit kamu bisa diatasi di VIVA Aesthetic Clinic. Ada treatment SynerGlow Face yang memberikan pencerahan instan sekaligus eksfoliasi lembut bagi kulit, treatment HIFU-Lifte Bio-Exosome yang menawarkan hasil lifting dan pengencangan wajah, treatment BBL Forever Young untuk peremajaan kulit menyeluruh, dan masih banyak lagi.

Konsultasi dengan dokter berpengalaman di VIVA Aesthetic Clinic sekarang untuk menemukan treatment yang paling cocok untuk kebutuhanmu.

Referensi:

  • https://underyourskin.com/en-us/blogs/wellness-journal/6-everyday-habits-that-affect-your-skin?srsltid=AU7gw4XkdWSEKaXA0QtVBja9CUnMJIU07t9FwMOrQZU0RaqX4EaZ6zNw.
  • https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/computer-vision-syndrome.
  • https://www.aad.org/media/stats-sunscreen.

Leave a comment