RevivEyes – Bekerja hingga larut malam di depan laptop atau sering menatap smartphone dapat membuat area mata terasa lebih lelah. Mata bisa terasa pegal, kering, atau tidak nyaman, sementara bagian bawah mata tampak lebih gelap dan garis halus semakin terlihat. Kondisi ini dapat berkaitan dengan digital eye strain atau computer vision syndrome, yaitu keluhan mata akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama. Untuk membantu merawat tampilan area mata, RevivEyes dari VIVA Aesthetic Clinic hadir dengan pendekatan kombinasi yang ditujukan untuk area periorbital. Simak penjelasannya berikut ini.
Kenapa Mata Bisa Terlihat Lelah Setelah Lembur?
Menatap layar dalam waktu lama membuat mata bekerja lebih keras untuk mempertahankan fokus. Digital eye strain dapat menyebabkan mata terasa lelah, kering, perih, kemerahan, hingga disertai sakit kepala atau penglihatan buram. Keluhan biasanya semakin terasa ketika durasi penggunaan perangkat digital semakin panjang.
Selain mengatur waktu di depan layar, memberikan jeda secara berkala juga penting. Dokter merekomendasikan aturan 20-20-20, yaitu mengalihkan pandangan selama 20 detik untuk melihat objek berjarak sekitar 20 kaki setiap 20 menit.
Namun, jika perhatian Anda juga tertuju pada tampilan kulit di sekitar mata yang terlihat lelah, perawatan estetika dapat menjadi pilihan tambahan.
Apa Itu RevivEyes?
RevivEyes adalah treatment dari VIVA Aesthetic Clinic yang dirancang khusus untuk meremajakan area sekitar mata atau periorbital. Treatment ini menggabungkan dua metode, yaitu HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound) dan micro-injection atau suntik. Kombinasi tersebut ditujukan untuk membantu menangani tampilan mata lelah, kerutan, dan kantung mata tanpa prosedur bedah.
Dengan konsep kombinasi, RevivEyes tidak hanya berfokus pada satu masalah. Perawatan dapat disesuaikan dengan kondisi area mata dan kebutuhan masing-masing pasien.
VIVA Aesthetic Clinic menyediakan beberapa pilihan menu dalam rangkaian RevivEyes. Berikut pilihan menu yang tersedia.
1. RevivEyes Power Booster
RevivEyes Power Booster menggunakan teknologi HIFU yang ditujukan untuk membantu mengencangkan area sekitar mata. Treatment ini dirancang untuk membantu mengatasi tanda-tanda penuaan dan tampilan kelelahan pada area mata dengan tingkat presisi tinggi.
2. RevivEyes K-Some
Bagi Anda yang membutuhkan perawatan dengan pendekatan micro-injection, tersedia treatment RevivEyes K-Some. Treatment ini menggunakan skin booster berbahan PDRN dan difokuskan pada regenerasi kulit di area mata yang sensitif.
3. RevivEyes K-Hydro
Sementara itu, RevivEyes K-Hydro menggunakan Hydro PLLA (Poly-L-Lactic Acid). Treatment ini ditujukan untuk area mata yang mengalami kehilangan volume, cekung, garis halus, dan dehidrasi. Perawatan ini bekerja dengan membantu menstimulasi kolagen sekaligus memberikan hidrasi.
Mengapa RevivEyes Bisa Menjadi Pilihan?
Setiap orang dapat memiliki penyebab dan kondisi area mata yang berbeda. Ada yang lebih membutuhkan pengencangan, sementara lainnya memiliki keluhan berupa dehidrasi, cekungan, atau garis halus. Karena itu, pilihan treatment sebaiknya tidak hanya berdasarkan tren.
VIVA Aesthetic Clinic menyediakan tahapan skin analyzer check, konsultasi dokter, dan treatment planning sebelum prosedur dilakukan. Tahapan tersebut membantu menentukan menu RevivEyes yang sesuai dengan kebutuhan area mata.
Perlu diingat, RevivEyes ditujukan untuk merawat tampilan dan kualitas kulit di sekitar mata, bukan untuk menggantikan pemeriksaan medis apabila keluhan mata seperti nyeri, penglihatan buram, atau iritasi berlangsung terus-menerus.
Kesimpulan
Mata lelah setelah lembur dapat berkaitan dengan penggunaan layar dalam waktu lama dan dapat disertai keluhan seperti mata kering, pegal, atau tidak nyaman. Untuk membantu merawat tampilan area sekitar mata, rangkaian RevivEyes dari VIVA Aesthetic Clinic menawarkan pilihan HIFU dan micro-injection melalui menu Power Booster, K-Some, serta K-Hydro. Konsultasikan kondisi area mata terlebih dahulu untuk menentukan treatment yang paling sesuai. Hubungi VIVA Aesthetic Clinic sekarang!
Referensi:
- https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/computer-vision-syndrome.